WHEN EVERYBODY’S GONE, 29 Maret – 29 April 2022 (bahasa)

Dari jaman dahulu keterikatan alam dan manusia merupakan suatu hubungan yang sangat alamiah terjadi mengisi kehidupan manusia setiap harinya, dan pada dasarnya manusia selalu bergantung langsung pada alam dalam hidupnya. Berkembangnya teknologi komunikasi, design, arsitektur, membentuk medium yang berbanding lurus dengan ilmu-ilmu, juga fenomena dan kejadian intuitif dan naluriah lainnya

Hal Ini semakin jelas terlihat setelah pandemi melanda dunia dengan meningkatnya apresiasi terhadap alam, respons dan kreasi terhadap buatannya, merubah sudut pandang manusia pada elemen hidup, benda mati juga pada sesamanya dan mahluk hidup lainnya, fakta ini jelas mempengaruhi keberlangsungan hidup manusia sebagai mahluk terpintar dijagat raya cipataan yang Maha Kuasa, lebih berfikir untuk menjadi lebih baik, baik itu berguna untuk dirinya, juga sesama mahluk ciptaan Nya, juga lingkungannya saling menjaga bisa hidup tentram berdampingan. Konsep yang memperhatikan hubungan antara alam sekitar dengan psikologis pengguna, diharap dapat menciptakan kondisi atau suasana dimana masyarakat tidak merasa stres, serta mengurangi tingkat stres manusia. Pada ruangan ini matahari pagi terbaik untuk tanaman (jam 6 – 10 pagi) tepat berada jatuh dikiri, tengah dan kanan atas ruangan ini. Oleh karena itu salah satu alasan mengapa kita mengadakan di ruangan ini. bukan berdasar keakuan, kekitaan, kekuatan, kekerenan, kemewahan, ke dia atau ke mereka an, kita hanya mencoba ingin menunjukan, ruangan yang dibangun pada tahun 1930-an ini dibuat cukup tepat untuk meletakan tanaman (houseplant/indoorplant) didalam ruangan.

Jendela besar di 4 sisi dan 4 arah berbeda sengaja dibuat menghadap timur, membuat matahari pagi tebaik masuk, tehnik arsitektur kolonial sangat memperhatikan fakta2 alam ini, dalam atau ketika membangun sebuah bangunan. sangat terukur, tidak sembarangan, alam pun akan ramah karena ukuran yang dibuat mereka, dibuat untuk menunjang kehidupan penghuninya, dan sesuai fungsi penggunanya, untuk tetap nyaman dan betah tinggal pada rumah bangunan atau rumah tersebut.

PENUTUP kita melakukan ini karena keseharian yang ada dan disekitar kita saja sebetulnya, juga fakta ketika tidak ada orang banyak maka kita dapat fokus memaksimalkan yang ada disekitar lingkungan kita, juga bantuan orang terdekat, yang cukup mudah dihubungi, fast respon, juga sering berinteraksi secara offline, coba menekan ego personal juga brand (menjadi sebuah akun), tidak ingin muluk terlebih dahulu dan biarkan berjalan, berproses, perlahan tapi berjalan dan ringan.

Pagi hari suara tonggeret (kumbang), tupai jantan yang mencoba memikat betinanya, seekor musang juga terlihat dan terdengar jelas disini, entah darimana datangnya mereka? atau kucing peliharaan yang memburu tupai jantan tadi, hidup berdampingan dengan mereka dan ada disekitar kita, ini semua berhenti ketika orang banyak datang, dan suara musik dari speaker yang berbunyi keras. Atas masukan dan approval juga saran beberapa teman, pameran ini kita perpanjang sampai pada bulan 9 April 2022, invitation akan kita sebar, sebagai ajang silaturahmi sambil berbuka bersama.

Untuk sementara ouput pameran akan berupa foto dan bisa dinikmati pada layar handphone pada aplikasi Instagram @thelouplants karena terbatasnya waktu dan SDM yang tersedia, kegiatan offline rencana akan diadakan pada bulan puasa sambil Bersilaturahmi, sambil menggali ide-ide lainnya juga respon yang kami terima secara online maupun offline dari teman-teman semua, pameran berlangsung sehari-hari dengan sistem by Appoinment

Semoga sharing ini dan makna juga tulisan ini dapat berguna untuk kita semua..AMIN 🙏🏻❤️💚(Marine Ramdhani, Ibnu Kartiko : 1 April 2022)

Leave a Reply